Latest News
[Photoshop]
05 November 2011

Pengenalan Tekhnik Design : Simulated Color Process

Setelah kita bahas 2 macam cara pembagian warna pada design T-Shirt, yaitu dengan cara : Spot Color Process dan Four Color Separation maka kita lanjutkan tekhnik pembagian warna yang ke tiga yaitu : Simulated Color Process.

Apa itu Simulated Color Process ?
 
Simulated Color Process adalah teknik yang lebih maju dibandingkan separasi 4 wama. Meskipun sama-sama menggunakan halftone, tetapi untuk memperoleh gambar yang mendekati aslinya diperlukan beberapa warna tinta. Proses pewarnaannya sangat berbeda dengan separasi 4 warna karena tinta yang
digunakan adalah tinta opaque atau tinta pekat. 

Teknik ini biasanya digunakan untuk mencetak di atas dasar kain berwarna gelap. Untuk dasar kain yang
berwarna gelap, kita memerlukan underbase atau pelapisan wama putih terlebih dahulu. Tapi tidak menutup kemungkinan dasar kain juga bisa berwarna putih dan underbase yang dipakai bisa juga berwarna hitam. Semua biasanya tergantung dari cara kerja dan kebiasaan tukang cetak. Dan itu harus didiskusikan sebelumnya antara Designer dan Tukang cetak agar tidak terjadi kesalahan dalam proses pembagian warnanya.

Untuk mencetak dengan teknik ini biasanya diperlukan minimum 6 warna dan maksimum 12 warna. Bisa saja warna semakin banyak, tapi makan banyak warna maka kemungkinan kegagalan akan semakin besar tetapi semakin banyak jumlah warna yang digunakan, kita akan mendapatkan hasil yang semakin baik.

Halftone atau raster pada simulated color process memiliki sudut yang sama yaitu 45 derajat dan hitungan halftone yang dipakai berkisar antara 30 - 55 line /inch. Bagaimana bila kurang atau lebih ? Sekali lagi saya tekankan, bahwa itu tergantung kebiasaan dan diskusi antara designer dan tukang cetaknya. Dan tentu saja klien kita.

Contoh :


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Pengenalan Tekhnik Design : Simulated Color Process Rating: 5 Reviewed By: Kampus Peradaban